MEMBAWA TAGLINE ‘KARYA CITTA, RASA KARSA BERSAMA’, POLITEKNIK PARIWISATA BALI GELAR PEMBUKAAN DIES NATALIS KE-44

18 Mar 2022 MEMBAWA TAGLINE ‘KARYA CITTA, RASA KARSA BERSAMA’, POLITEKNIK PARIWISATA BALI GELAR PEMBUKAAN DIES NATALIS KE-44

Nusa Dua – Sebagai salah satu kampus yang menghasilkan lulusan unggul di sektor pariwisata dan hospitaliti, tak terasa Politeknik Pariwisata Bali telah menginjak usia ke-44. Politeknik Pariwisata Bali sukses menggelar Pembukaan Dies Natalis Ke-44 pada Jumat, 18 Maret 2022 di Aula Joop Ave, Politeknik Pariwisata Bali. Terselenggaranya kegiatan ini merupakan kolaborasi antara panitia mahasiswa dan dosen Poltekpar Bali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pembukaan Dies Natalis Ke-44 ini merupakan kegiatan pembuka dari serangkaian kegaitan-kegiatan lainnya hingga Puncak Dies Natalis Ke-44 nanti.

Tema yang dipilih pada Dies Natalis Ke-44 ini adalah "Melalui Dies Natalis ke-44 Politeknik Pariwisata Bali, kita tingkatkan kesadaran generasi pariwisata yang penuh tekad dan semangat berkolaborasi untuk melestarikan seni serta budaya yang kreatif dan inovatif dalam era digitalisasi." Hal ini sejalan dengan keunggulan Poltekpar Bali sebagai Centre of Ecellence di bidang budaya sebagai identitas utama Poltekpar Bali. Ketua Panitia Dies Natalis, I Gusti Agung Gede Witarsana, S.St.Par,MM.,CHE, menjelaskan adapun rangkaian kegiatan pada Dies Natalis Ke-44 ini meliputi Bhakti Sosial, kegiatan perlombaan internal dan eksternal dalam bentuk ‘Bali Tourism Polytechnic Competition’, seminar nasional, aksi peduli lingkungan dalam kegiatan penanaman pohon, ajang kreativitas ‘Wonderful Night’, serta perayaan Puncak Dies Natalis Ke-44 Poltekpar Bali. Tak lupa, tagline pada Dies Natalis Ke-44 juga digaungkan yaitu ‘KARYA CITTA, RASA KARSA BERSAMA’ yang bermakna menciptakan karya bersama-sama secara selaras dengan sepenuh hati serta mengambil ikon tokoh pewayangan Nakula – Sadewa sebagai representasi dari angka kembar 44 pada Dies Natalis tahun ini.

Direktur Poltkepar Bali, Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes menjelaskan penggunaan ikon Nakula dan Sadewa pada Dies Natalis Ke-44 ini merupakan simbolisasi dari kebudayaan Indonesia. Nakula merupakan sosok pendiam dan pemikir sehingga segala hal yang dikerjaan selalu dipahami dan ditelaah serta dimaknai secara mendalam, sementara itu Sadewa merupakan sosok yang cerdas, lihai dalam berpendapat dan merupakan komandan yang baik dalam meningkatkan semangat. “Tokoh kembar ini memiliki sifat yang saling melengkapi satu sama lain dan kami berharap semua mahasiswa agar dapat belajar dan bekerja bersama-sama untuk saling melengkapi demi mewujudkan tujaun bersama”, ujar Putu Puja. Direktur Poltekpar Bali juga menyampaikan perayaan Dies Natalis Ke-44 dilaksanakan dengan prinsip kesederhanaan dan kepedulian mengingat situasi masih dilanda pandemi Covid-19. “Dengan terselenggaranya Dies Natalis Ke-44 semakin meningkatkan kesadaran generasi pariwisata yang penuh tekad dan semangat berkolaborasi untuk melestarikan seni serta budaya”, ucap Putu Puja.

Tak kalah semarak, kegiatan Pembukaan Dies Natalis Ke-44 Poltekpar Bali juga diisi dengan deklarasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Poltekpar Bali, dimana 10 program studi menyatakan kesiapannya berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis Ke-44 Poltekpar Bali. Acara semakin meriah dengan dibukanya secara resmi Pembukaan Dies Natalis Ke-44 dengan pemukulan gong oleh Direktur Poltekpar Bali. Rangkaian kegiatan Dies Natalis Ke-44 telah dibuka, kita nantikan program studi manakah yang akan berhasil menjadi juara umum serta membawa Piala Bergilir pada Dies Natalis Ke-44 tahun ini.

Bagikan: