POLITEKNIK PARIWISATA BALI SIAP MEMBERIKAN BIMBINGAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN OPERASIONAL HOMESTAY DI DESA WISATA TARO TEGALLANG GIANYAR

30 Aug 2021 POLITEKNIK PARIWISATA BALI SIAP MEMBERIKAN BIMBINGAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN OPERASIONAL HOMESTAY DI DESA WISATA TARO TEGALLANG GIANYAR

Politeknik Pariwisata Bali akan menginjak usia ke 43 tahun. Pada tahun ke 43 ini, Politeknik Pariwisata Bali juga telah membuka dan memulai program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) salah satunya pada Desa Wisata Taro Tegallalang Gianyar. Pembukaan PKM ini dihadiri oleh Camat Tegallalang Kabupaten Gianyar, Perbekel Desa Taro, Pokdarwis Desa Taro dan undangan lainnya. Kegiatan PKM dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Pariwisata Bali, Bapak Drs.Ida Bagus Putu Puja.,M.Kes.

Desa Taro adalah desa tertua di Bali yang terletak di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Desa Wisata Taro pernah memperoleh penghargaan sebagai juara ke IV Desa Wisata Nusantara pada tahun 2019, Desa Taro memiliki pesona alam yang indah dengan teras-teras sawah hijau dan udara yang sejuk, selain persawahan ada pula area perkebunan yang ditanami buah-buahan, sayuran, dan hutan yang memiliki jalur trekking yang menantang.

Wilayah Desa Taro sendiri terdiri dari 14 banjar yakni, Puakan,  Pakuseba, Taro Kaja, Taro Kelod, Let, Sengkaduan, Pisang Kaja, Pisang Kelod, Patas, Belong, Ked, Alas Pujung, Alas Tatag, dan Alas Tebuana.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ketua POKDARWIS Desa Taro Bapak Wayan Wardika yang disampaikan pada kegiatan penjajagan PKM, pada tanggal 16-17 Desember 2020 bahwa potensi budaya dan alam yang dimiliki oleh Desa Taro belum didukung dengan keberadaan sarana akomodasi yang memadai untuk wisatawan menginap. Saat ini di Desa Taro terdapat tiga rumah masyarakat lokal yang sedang dikembangkan menjadi homestay namun belum beroperasi secara maksimal yakni Komang Petak homestay, Jero Mangku Gede House dan Made Bidel homestay.

Dalam pertemuan Ketua POKDARWIS dan Perbekel Desa Adat Taro sangat berharap Politeknik Pariwisata Bali melalui Program Studi Bisnis Hospitaliti dapat mendampingi pengelolaan tiga rumah tersebut dengan memberikan pelatihan-pelatihan sehingga rumah tersebut layak menjadi homestay yang dikelola secara professional dan siap untuk dipasarkan kepada wisatawan.

Ketua POKDARWIS dan Perbekel Desa Adat Taro juga memiliki harapan jika nanti tiga rumah ini berhasil dikembangkan menjadi homestay, dapat memotivasi rumah-rumah warga yang lain untuk menjadi homestay agar masyarakat secara langsung dapat menikmati dampak pengembangan pariwisata di Desa Taro.
Program pengabdian kepada masyarakat Program Studi Bisnis Hospitaliti di Desa Wisata Taro  ini merupakan program pengabdian lanjutan dari program pengabdian yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tanggal 29-31 Oktober 2020 dengant tema Pemahaman Sikap Dasar Hospitaliti, Profesionalisme dan CHSE dalam rangka Menunjang Usaha Kepariwisataan di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar-Bali.

Politeknik Pariwisata Bali Siap memberikan pendampingan berupa pelatihan-pelatihan terhadap tiga rumah yang siap dikembangkan menjadi homestay di Desa Taro.

Dengan besar harapan nantinya masyarakat yang dibimbing akan memiliki keterampilan dasar untuk mengoperasikan beragam fungsi dalam operasional homestay meliputi: peningkatan kunjungan dan kepuasan pelanggan dengan menawarkan layanan yang berkualitas, lingkungan yang bersih, aman dan nyaman.

Waktu Pelaksanaan kegiatan ini dirancang dari Bulan Maret-April 2021 degan total waktu 64 jam dengan perincian dan para Peserta utama dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah tiga pemilik atau pengelola rumah yang sedang dikembangkan menjadi homestay di desa Taro, namun tidak menutup kemungkinan peserta lain yakni masyarakat desa Taro yang berminat mengembangkan homestay.

Bagikan: