Prodi MBP Poltekpar Bali Adakan Pelatihan Penyelenggaraan Event-Festival Budaya di Sayan

23 Jun 2022 Prodi MBP Poltekpar Bali Adakan Pelatihan Penyelenggaraan Event-Festival Budaya di Sayan

Program Studi Manajemen Bisnis Perjalanan (Prodi MBP) Politeknik Pariwisata Bali menggelar Pelatihan Perencanaan dan Penyelenggaraan Event dan Festival Budaya di Desa Wisata Sayan, Kecamatan Ubud dibuka pada Senin (30/5) yang berlokasi di Kantor Perbekel Desa Sayan. Kegiatan ini merupakan tahap ketiga dari enam tahapan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang telah direncanakan oleh Prodi MBP Politeknik Pariwisata Bali untuk Desa Wisata Sayan.

“Tema Pengabdian Kepada Masyarakat kali ini telah disesuaikan dengan kebutuhan Desa Wisata Sayan, dimana Desa Wisata Sayan berencana untuk menyelenggarakan beberapa event kedepannya oleh sebab itu Politeknik Pariwisata Bali melalui Prodi MBP hadir untuk berpatisipasi dalam memberikan Pelatihan Perencanaan dan Penyelenggaraan Event dan Festival Budaya” ujar Putu Gde Arie Yudhistira, SE., M.M., CHE selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Dikatakannya, Desa Sayan, ditetapkan sebagai Desa Wisata di awal 2020. Penetapan sebagai desa wisata itu haruslah sejalan dengan kualitas pengetahuan, keterampilan, dan etika dari sebagian besar masyarakat setempat, terutama dalam bidang pariwisata sehingga wisatawan yang datang dan hendak berkunjung ke objek wisata yang ada di Desa Wisata Sayan nantinya akan merasa puas.

Dalam pembukaan PKM ini Ketua Unit Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali, Drs. I Gusti Ngurah Agung Suprastayasa, M.Ed. mengungkapkan kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang peserta yang berasal dari masyarakat maupun anggota Kelompok Sadar Wisata Desa Sayan, dengan beragam usia dan latar belakang. "Ini merupakan hal yang baik karena dengan beragamnya usia peserta pelatihan, akan memastikan terjadinya regenerasi dalam pengelolaan Desa Wisata Sayan sehingga dapat terus berkembang menjadi lebih baik," tegasnya.

Hal ini juga sejalan dengan penyampaian dari Kepala Desa Sayan, I Made Andika, S.Kom., yang menyatakan Desa Wisata Sayan sudah berencana mengadakan beragam event akhir 2022 ini bahkan hingga awal tahun depan, baik event kecil maupun besar. Ia juga berharap dengan adanya pelatihan ini, dapat meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia yang ada di Desa Wisata Sayan utamanya dalam hal penyelenggaraan event mulai dari perencanaan, sosialisasi, aktualisasi hingga suksesi. “Semenjak lama ditiadakan dikarenakan pandemi global akibat virus Covid-19, event yang diadakan akhir-akhir ini sangat disambut dan sangat antusias oleh masyarakat, sehingga event-event yang akan dilaksanakan di Desa Wisata Sayan diharapkan dapat memberikan dampak yang berlipat bagi masyarakat baik yang bersifat material maupun non-material” ujarnya.

Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Perjalanan Politeknik Pariwisata Bali, Ni Putu Evi Wijayanti, SE., M.Par yang membuka acara ini mengungkapkan kegiatan PKM akan berlangsung selama dua hari, 30-31 Mei dengan maksimal.
“Pada hari pertama dilakukan pemaparan materi perencanaan penyelenggaraan event serta kerangka dasar event-festival bertema lingkungan dan budaya. Diharapkan peserta memiliki gambaran bagaimana suatu event diselenggarakan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan serta hal apa saja yang menyertai persiapan dan pelaksanaannya. Sedangkan pada hari kedua dilaksanakan praktikum dari materi yang telah dipaparkan hari sebelumnya. Diharapkan peserta pelatihan memiliki pengalaman mulai dari pembuatan proposal penyelenggaraan kegiatan hingga pelaksanaannya," ujar Evi.

Kegiatan ini juga turut mengundang Founder BaliSpirit Festival, I Made Gunarta (Kadek Gunarta) yang hadir membawakan materi tentang merancang sebuah festival dan membagikan pengalamannya dalam pengelolaan BaliSpirit Festival, salah satu dari lima festival yoga terbesar di dunia menurut South China Morning Post.

Bagikan: