SUKSES DENGAN ABON IKAN TONGKOL, PRODI MTB POLTEKPAR BALI BERI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN PEMBUATAN DODOL RUMPUT LAUT DI NUSA LEMBONGAN

19 Oct 2022 SUKSES DENGAN ABON IKAN TONGKOL, PRODI MTB POLTEKPAR BALI BERI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN PEMBUATAN DODOL RUMPUT LAUT DI NUSA LEMBONGAN

Nusa Lembongan merupakan salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. Berdampingan dengan Nusa Ceningan dan Nusa Penida, Nusa Lembongan tidak hanya menawarkan keindahan alamnya, namun juga menyuguhkan wisata kuliner khas dengan bahan pangan lokal. Program Studi Manajemen Tata Boga (MTB) Politeknik Pariwisata Bali melihat peluang pengembangan bahan pangan lokal di Nusa Lembongan menjadi oleh-oleh untuk wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai salah satu implementasi dari Tri Dharma Peguruan Tinggi, Prodi MTB Poltekpar Bali melaksanakan pelatihan di Nusa Lembogan.

Pemberian pelatihan dalam rangka PKM Prodi MTB Poltekpar Bali merupakan untuk kedua kalinya dilaksanakan di Nusa Lembongan. Prodi MTB Poltekpar Bali sendiri telah berkomitmen untuk melakukan pendampingan selama tiga tahun di Nusa Lembongan dalam upaya meningkatkan kualitas SDM dan mengembangkan kuliner di Nusa Lembongan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Jumat-Sabtu, 14 – 15 Oktober 2022. Pada pelatihan yang kedua kalinya ini, Prodi MTB Poltekpar Bali mengambil dua tajuk utama yaitu ‘Pelatihan Kewirausahaan (Perhitungan Food Costing Abon Ikan Tongkol)’ dan ‘Pelatihan Pengolahan Bahan Pangan Lokal Rumput Laut menjadi Dodol Berbasis Kewirausahaan’. Sebelumnya tepatnya pada Mei 2022 lalu, Prodi MTB Poltekpar Bali telah menggelar kegiatan serupa dengan mengangkat bahan pangan ikan tongkol untuk diolah menjadi abon.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh I Made Rumadana, SE., M.Par sebagai Ketua Jurusan Hospitaliti Poltekpar Bali bertempat di D’Mas Huts Lembongan Villa. Turut hadir Kepala Desa Lembongan yakni Bapak I Gede Arjaya. Beliau mengapresiasi kegaitan pelatihan oleh Prodi MTB Poltekpar Bali Di Nusa Lembongan. “Kami sangat mendukung kegiatan pelatihan ini, bahkan kami juga berharap agar bahan pangan lokal Nusa Lembongan lainnya juga dapat dikembangkan tidak hanya ikan tongkol saja, namun juga rumput laut dan mangga lembong” ujar Arjaya. Sejumlah 30 peserta hadir mengikuti pelatihan yang merupakan siswa-siswi SMA/SMK setempat dan ibu rumah tangga. Adapun materi pelatihan pertama yaitu materi Food Costing untuk produk abon ikan tongkol dan hari kedua yaitu pelatihan dan praktek langsung pembuatan dodol dari rumput laut. Kedepannya produk abon ikan tongkol dan dodol rumput laut diharapkan dapat menjadi produk unggulan Nusa Lembongan untuk dijadikan oleh-oleh atau souvenir untuk wisatawan.

Pelatihan oleh Prodi MTB Poltekpar Bali akan berlanjut hingga tiga tahun ke depan di Nusa Lembongan demi memajukan wisata kuliner dan meningkatkan kualitas SDM agar dapat mengembangkan potensi wisata khususnya bahan pangan lokal di Nusa Lembongan.

Bagikan: