POLITEKNIK PARIWISATA BALI SUKSES GELAR STUDIUM GENERALE BERSAMA PERGURUAN TINGGI NEGERI PARIWISATA

8 Feb 2022 POLITEKNIK PARIWISATA BALI SUKSES GELAR STUDIUM GENERALE BERSAMA PERGURUAN TINGGI NEGERI PARIWISATA

Gelaran akbar Kemenparekraf, Studium Generale, telah tiba. Kali ini Politeknik Pariwisata Bali ditunjuk sebagai tuan rumah. Studium Generale merupakan kuliah umum yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan yang menjadi pembicara utama adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A.,M.B.A. Pada tahun 2022, Politeknik Pariwisata Bali didapuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Studium Generale Virtual Bersama PTNP di Linkgungan Kemenparekraf/Baparekreaf.

Studium Generale Bersama PTNP dilaksanakan pada Senin, 7 Februari 2022 secara hybrid, dimana peserta yang hadir secara luring berada di Politeknik Pariwisata Bali dan secara daring di seluruh PTNP serta peserta juga dapat menyaksikan melalui live streaming Youtube. Adapun total potensi peserta kegiatan Studium Generale Bersama PTNP adalah sebanyak 10.299 peserta yang merupakan mahasiswa semester 4,6 dan 8 yang tergabung dalam Zoom Meeting dengan total 3.169 mahasiswa dan mahasiswa regular yang tergabung dalam live streaming Youtube sebanyak 7.130 mahasiswa. Peserta dapat mengikuti pemaparan dari Menparekraf serta berdiskusi dalam kuliah umum ini.

Tema pada kegiatan Studium Generale Bersama PTNP adalah ‘Orkestrasi Mencetak SDM Entrepreneur Sebagai Solusi Kebangkitan Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif. Tema ini diusung dengan harapan dapat menghasilkan entrepreneur muda melalui 6 PTNP di bawah Kemenparekraf RI. Berdasarkan paparan Menparekraf, Sandiaga Uno, terdapat langkah-langkah pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif diantaranya pemulihan dan perluasan pasar, inovasi produk dan jasa, peningkatan kapasistas SDM, revitalisasi destinasi pariwisata dan infrastruktur ekraf, serta peningkatan resiliensi dan daya saing usaha. Beliau juga menyampaikan orkestrasi pemulihan dapat dicapai dengan kerjasama pentahelix di sektor parekraf melalui academic (conceptor), business (enabler), community (accelerator), government (regulator), media (catalisator). Menparekraf pun tak lupa untuk mengajar seluruh mahasiswa untuk menjadi entrepreneur di masa pandemi. Lanjut beliau memaparkan beberapa hal yang perlu disiapkan yakni mengawali dengan niat, menjadi proactive, belajar dari kesuksesan orang lain dan berani mengambil risiko.

Usai paparan dan diskusi oleh Menparekraf, Sandiaga Uno, peserta berkesempatan untuk melihat secara langsung hasil usaha mahasiswa yang terdiri dari perwakilan Politeknik Pariwisata Bali, Politkenik NHI Bandung dan Politeknik Pariwisata Lombok yang berjumlah 8 unit usaha. Hasil usaha mahasiswa ini merupakan bimbingan dari Unit Kewirausahaan di masing-masing PTNP hingga menghasilkan produk barang dan jasa yang siap dipasarkan.

Bagikan: